Arsip untuk Agustus, 2008

Untungnya hampir celaka

Agustus 21, 2008

mungkin betul juga, waktu menjelang senja adalah waktu yang tergesa.  matahari tergesa gesa untuk istirahat dan kegelapan tergesa gesa untuk segera berkuasa.  Ramuan ketergesaan itu menciptakan aura mistis disekitar senja.

Nah…. sore itu, saat pulang selepas mendampingi diskusi para siswaku.  waktu menunjukkan pukul 17.20, masih terang sebetulnya, tapi senandung ajakan bersujud membuat siang terasa sudah larut.

seperi biasa, motorku berjalan diseputaran 80, mengekor sebuah panther hitam. Pada sebuah tanjakan, didepan ada truk pasir yang berjalan lambat kesusahan, tidak sadar aku mengikuti panter tersebut mendahului truk didepan, Sekilas kulihat cahaya lampu berkedip terang didepan, terhalang kaca panter – aneh seterang ini sudah menyalakan lampu.

Separo jalan aku sudah melewati truk itu, saat panter didepan menepi, dan clap…… lampu mobil bersinar terang melaju menghampiriku. Kini tampak jelas mobil pemilik lampu itu melaju kencang meminta jalan,

Terkesiap, darahku berhenti mengalir, tepat disamping kiriku bak truk berjalan terengah, didepan kijang kelabu melaju kencang.  Celaka…..begitu tipisnya ruang tersedia untuk menghindar, hingga aku dapat menyentuh sisi kanan bak truk tersbut.

entah bagaimana….kijang itu hanya melontarkan seleret angin, hanya Tuhan yang tahu…….

Untunglah… aku hampir celaka,

betapa berharganya hidup…………