Benci, kita seringkali melakukan dan merasakan, entah dalam kadar yang sedikit atau dlam kadar yang mendalam hingga menjadi dendam kesumat. Benci, bak virus menggerogoti ketahanan emosional kita, bahkan menjajahmental kita. Namun benci mempunyai status jelas….. tak disukai, tak dikehendaki, tak dimaui.
Nah yang ini, bukan dibenci tapi lebih menyakitkan dan dari padanya…….tak dianggap, dicuekin, dinisbikan,…….. nah kala ini yang terjadi sia sia kita memikirkannya, semakin dipikir semakin membuat nyinyir, semakin dirasa semakin memutuskan asa, …….. jadi biarlah saja berlalu, penyelesaiannya bukan pada kita, toh kita tidak ada baginya…..jadi biarlah…………jagalah hati kita tetap seperti hati kita, dunia kita tidak hancur karena tidak ada dia, dan dunianya tidak hancur pula tanpa kita. Jadi………
TETAP SEMANGAT …….
don’t let him ….
turn your spirit off, swap ur light off, empty your soul, turn your heart stoned
sebab ada tertulis…..
Pepatah cina mengatakan Perjalanan ribuan li jauhnya ditentukan oleh langkah pertama
Pepatah Jawa mengatakan Ngelmu iku kalakone kanthi laku
Orang Melayu mengatakan Niat adalah awal dari segalanya
Nassarudin mengatakan Tak kan mungkin kamu merubah sesuatu jikalau bukan dirimu
Orang tua mengatakan Kami tidak berhak mengubah dirimu, kami tidak mungkin menjadikanmu sesuatu atau seseorang, bahkan walaupun kami yang melahirkanmu Kami hanya menunjukkan, mengarahkan dan mengantarkan Selebihnya terletak dipundakmu Kemana langkah kan mengalun berujung pada impianmu
Selanjutnya tergantung pada kehendak hatimu Kekuatan niatmu, kelenturan semangatmu, dan segenap inderamu. Kini saatnya berpeluh dan bertumpu pada Kesungguhan HATI…. -Byclejo – 2009
Februari 17, 2009 pukul 8:08 am |
I”ve read ur much support, thanx a lot. I still try 2 digest its core 4 u use high level language. I’ll try 2 understand. Once again: thanx.