i aint hate u, but ignoring u

By clejoerint

Benci, kita seringkali melakukan dan merasakan, entah dalam kadar yang sedikit atau dlam kadar yang mendalam hingga menjadi dendam kesumat. Benci, bak virus menggerogoti ketahanan emosional kita, bahkan menjajahmental kita. Namun benci mempunyai status jelas….. tak disukai, tak dikehendaki, tak dimaui.

Nah yang ini, bukan dibenci tapi lebih menyakitkan dan dari padanya…….tak dianggap, dicuekin, dinisbikan,…….. nah kala ini yang terjadi sia sia kita memikirkannya, semakin dipikir semakin membuat nyinyir, semakin dirasa semakin memutuskan asa, …….. jadi biarlah saja berlalu, penyelesaiannya bukan pada kita, toh kita tidak ada baginya…..jadi biarlah…………jagalah hati kita tetap seperti hati kita, dunia kita tidak hancur karena tidak ada dia, dan dunianya tidak hancur pula tanpa kita. Jadi………

TETAP SEMANGAT …….

don’t let him ….

 turn your spirit off, swap ur light off, empty your soul, turn your heart stoned

sebab ada tertulis…..

Pepatah cina mengatakan Perjalanan ribuan li jauhnya ditentukan oleh langkah pertama

Pepatah Jawa mengatakan Ngelmu iku kalakone kanthi laku

Orang Melayu mengatakan Niat adalah awal dari segalanya

Nassarudin mengatakan Tak kan mungkin kamu merubah sesuatu jikalau bukan dirimu

Orang tua mengatakan Kami tidak berhak mengubah dirimu, kami tidak mungkin menjadikanmu sesuatu atau seseorang, bahkan walaupun kami yang melahirkanmu Kami hanya menunjukkan, mengarahkan dan mengantarkan Selebihnya terletak dipundakmu Kemana langkah kan mengalun berujung pada impianmu

Selanjutnya tergantung pada kehendak hatimu Kekuatan niatmu, kelenturan semangatmu, dan segenap inderamu. Kini saatnya berpeluh dan bertumpu pada Kesungguhan HATI…. -Byclejo – 2009

Satu Tanggapan ke “i aint hate u, but ignoring u”

  1. tanti Berkata:

    I”ve read ur much support, thanx a lot. I still try 2 digest its core 4 u use high level language. I’ll try 2 understand. Once again: thanx.

Tinggalkan Balasan