Selfish – Narsis

By clejoerint

Nah,….. kali ini, saya ingin bercerita tentang teman lama – old friend -  saya, yang belum begitu lama saya temukan kembali setelah sekian puluh tahun berlalu.  Untuk ukuran generasi saya, dalam culture masyarakat waktu itu, namanya cukup membuat kening berkerenyit. Selfishius Narsisimus siapa….. aneh memang, nama bagian belakang yang notabene merupakan nama yang sesuai dengan akar budayanya malah dilupakan kebanyakan orang, termasuk saya. Dua penggal kata tadilah yang selalu saya ingat karena mengesan begitu dalam,  Selfish bin Narsis itulah…..

Nama memang tidak menggambar orang. Teman dan kerabat saya, yang biasanya mencantumkan nama yang indah indah, Ignatius, antonius, benidictus.. dan us… us…. yang lain itu, adalah  kaum kristiani, tapi untuk itu, saya tidak tahu pakaian apa yang disandangnya dalam hati.

Nah, kembali pada niat saya untuk bercerita, teman saya yang satu ini luar biasa,  Luar biasa yang pertama  adalah keteguhan hatinya.  , maksudnya dia seorang penganut paham PDKP – Percaya diri dan Keras Kepala –  satu kombinasi yang menyebabkan kondisi stagnan , sulit berubah, apa yang diyakini nya itulah kata hidupnya. Saya kira dia tidak pernah merubah sudut pandangnya dalam menyikapi hidup, mencoba meliht dari sisi yang berbeda pun mungkin tidak pernah. Mungkin saja orang harus mencocok hidungnya. Luar biasa kedua adalah kekuatan niatnya. Faham lain yang di percayai benar adalaha SDSB – Saya Dulu Sesama Bentar – pokoknya saya dulu yang lain bentar dan belakangan. Tapi diantara paham paham yang dia-anut, yang paling menyebalkan adalah RnB, di seorang RnB sejati.  Maksudnya tentu bukan “Rock ‘n Blues”  yang  nyaman ditelinga, RnB nya dia adalah “Ra Ngoco Blasssst” bahasa gaul untuk anak muda sekarang. Artinya sebenarnya tidak pernh berrefleksi, tidak bernah merenung, tidk bernah bercermin, singkat kata, tidak pernah berhenti sejenak untuk melakukan refleksi dan merenungkan langkah yang sudah ditapakinya. Pernah , pada satu kesempatan, saat bonus SMS – yang ini tetap short message service – gratis memanjakan pelanggannya . Puluhan meaningless pesan mampir ke nomor saya hanya untuk menyatakan sesuatu yang tidak ada artinya. Hi…hih….bayangkan, jika pada kesempatan meeting penting, atau pada saat hati harap harap cemas menunggu kabar, eh…masuk sebuah pesan yang berbunyi hanya “ hi….hi….hi” anak saya yang kecil pun akan mengatakan …..cape deh….!!!

 

Tapi ini lah keindahan dari keberagaman, bagai mozaik yang menawan. apalagi jika kita masih bisa menemukan  ada keindahan dalam keberbedaan, ada keindahan dalam kebosanan, ada keindahan dalam  kemrahan……..pun masih ada yang dirasakan saat kita merasa RDB alias  “Ra dong Blassst”

 

 

 

Tak terasa

 

Tak lagi terasa, dalam ngilu katamu

Tak lagi terasa, dalam berat langkahmu

Tak lagi terasa, dalam keluh hatimu,

 

Kebenaran adalah pikirmu,  perih adalah rasamu,  gundah adalah keinginanmu

Tak jugakah kau temukan kerikil di belakng langkahmu

Tak jugakah kau temukan kesalahan di belakang waktumu

 

Berhenti, diam, membisu

Singgahlah  dlm tiap jedamu.

 

 

Clejo- maret 2009

Satu Tanggapan ke “Selfish – Narsis”

  1. maricurhat Berkata:

    *BLOGWALKING*

    ^^

    Mampir yua k blog aQ :)

Tinggalkan Balasan