Maria (juga pernah) Mengandung

By clejoerint

Mengandung, hamil adalah takdir dan kelebihan, pun juga kelemahan wanita. tapi disitulah sebetulnya wanita ditempatkan pada posisi yang lebih tinggi dari mahkluk yang manapun.

Maka manusia yang memperlakukan wanita dengan tidak layak karena kehamilannya, sebenarnya mengingkari harkat dan martabat seorang ibu. mengingkari bahwa dirinya pernah dilahirkan oleh seorang ibu, dan hukumnya adalah durhaka, jika karena kehamilan, kemudian wanita diperlakukan secara tidak layak dibandingkan dengan wanita lain. semestinya kehamilan memberikan perlakuan yang lebih.

Nah, karena itu, peradaban bermula dari ibu.  Hanya dua orang yang tidak pernah dilahirkan oleh seorang ibu, bapa Adam dan Ibu hawa, tapi selebihnya berada didunia ini karena seorang wanita, maka sungguh manusia yang mengingkari ibu adalah manusia yang tidak beradab, maka dengan demikian tidak bermoral.  Des… manusia yang mempermasalahkan kehamilan dan kemudian menggunakannya sebagai alasan untuk mengambil keputusan adalah manusia yang tidak bermoral.

Bahkan maria Ibu, Yesus pun mengandung diluar nikah, tapi toh dunia tidak menempatkannya pada posisi yang buruk. Bukan karena kehamilanlah seseorang diadili, melainkan sebab yang mengakibatkanlah yang menempatkan posisi seorang wanita pada penilaian kita, itupun sangat bersifat empiris – cultural.  Sebab kehamilan adalah tugas perutusan ilahi yang harus emban oleh wanita.

maka seandainya kita merasa pernah dilahirkan, marilah kita meletakkan wanita yang mengandung pada posisi yang lebih baik. Terima kasih pada Iwan fals atas lagunya……

Ibu……..

Tinggalkan Balasan