Taman Ego

PPTR – Pagar Pintu Tinggi rapat

Ya, mungkin kamu belum pernah mendengar singkatan itu, PPTR memang, singkatan itu hanya berlaku regional bin lokal, bahkan personal maka angat mungkin kamu tidak tahu kepannjanggannya. PPTR – pagar pintu tinggi rapat – ya, pagar dan pintu yang tinggi tinggi, namun tertutup rapat.
Tidak lebih dari sebulan lalu, aku mendapatkan potongan gambar dengan dengan judul kecil di sudut kanan atas, perumahan taman ego. Judul ini sendiri sudah tidak sesuai dengan isi yang digambarkan disitu. Selayaknya, sebuah ego, tidak puas dengan inisiasi yang kecil – mestinya kalo mungkin sebesar besarnya. Tapi biarlah, itu kan hanya potongan gambar yang sederhana.
Nah…… yang tidak sederhana adalah gambar rumah di sekuel Perumaha taman Ego tersebut. Semua rumah yang ada digambar besar besar dan dengan pagar yang kuat kokoh, tinggi menawan – pokoknya flamboyan! Ciri yang ditampakkan juga hampir semua rumah tertutup rapat, dengan tulisan awas anjing galak digantung dipintunya. Entah apa maksud tulisan tersebut, yang pasti ada yang galak di balik pagar itu, entah anjingnya entah penghuninya, ataukah yang yang menghuni rumah itu seorang anjing.
Nah….. aku jadi melihat kampusku…… pintu kembar yang tinggi besar itu, jarang dibuka, hampir kehilangan fungsinya sebagai gerbang – regol kata orang orang tua dulu. Dan kini dibangun pagar yang tinggi dan kokoh, megah berlapis porselin. Dua kali lebih tingi dari pintu besi yang sudah tinggi.
Ah………. hatiku masgul dan bertanya…….. mengarang sendiri jawaban yang mungkin tidak akan kudapatkan;
1. Estetika – ya,mungkin itu jawaban dari pertanyaan ku yang pertama, mengapa dibuat pagar yang sedeikian tinggi – baiklah tapi hati orang orang akan menjawab berbeda. Tidaklah pantas pagar itu dibangun, indah yang bagaimana jika tidak selaras dengan lingkungannya.
2. Untukkeamanan – mungkin itu jawaban kedua dari pertanyaan ku yang pertama, entah apa apa yang harus diamankan. Diamankan sendiri mengandung banyak makna, yang pertama adalah diisolasi agar tidak terjadi interaksi dengan duania luar – inikah yang dimaksud? Wallahuallam, makna kedua dari adalah menutupi fakta, sehingga informasi tidak keluar – ini gaya orde baru – tapi apakah yang hendak ditutupi? Apakah terjadi sesuatu yang tidak benar didalamnya, wallahuallam juga?
3. Ya biar tho – bangunnya pake uang saya. Nah ini jawaban yang paling masuk akal dan paling mungkin kudapatkan atas pertanyaanku yang pertama, dan itu berarti dialog ini sudah tersumbat. Sebab yang empunya tinggal di perumahan taman ego.
Okelah,….. apapun itu, lihatlah kedalam kalo ada yang ingin ditutupi, berbenahlah untuk menyelaraskan kembali, tidak dengan membangun pagar tinggi. Kalo menginginkan keindahan, buatlah selaras dengan lingkungan sekitar – bukan dengan membuat pagar tinggi , kalo sekedar memuaskan dahaga egomu……wallahuallam…

Ing duwur bangku kang gowang
Ancik ancik tenganging chandro sepuluh

Satu Tanggapan ke “Taman Ego”

  1. Yuliana Dewi Berkata:

    ok tp sy tentunya bkn bagian taman ego

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.