Waktu membentuk perjalananku dalam deburan ritmis air yang beriak. Gelombang yang datang menghempas pantai dalam keelokan yang justru semakin kukagumi. Sapaan airnya berkilat bagai cermin diantara dua matamu.
Semburat kaca berkilat embun
Tak tahukah dirimu
Saat sengaja kutatap berlama lama
Semburat kilatan cahaya berlapis embun
Mengambang di hulu pandanganmu
Mengambang bagai kaca berlapis cahaya
Membias dalam bola bola berembun cahaya
Tak tahukah dirimu
Saat ku kalah dalam dekapan waktu
Tak kuasa memandang cahaya
Semburat bening berlapis embun permata
Ingin kuikat waktu
Agar tak beranjak mengkhianatiku
Tak tahukah dirimu
Semburat cahaya itu mengikatku
Dihulu pandanganmu.
Sepenggal jeda waktu itu,mengikatku erat dalam aura tak ingin kutinggalkan dan selalu ingin kutemukan dalam matahari di setiap pagiku.
Ditulis oleh clejoerint 
